Lepas Cream Dokter? Why not!

Assalamu'alaikum..

Halo!

Lama ya saya nggak nulis apapun diblog ini, lebih sering nulis di caption Instagram sekarang, nggak nanggung-nanggung nulisnya juga sepanjang postingan di blog ini sih biasanya, mungkin ini salah satu penyebab kenapa followers instagram saya nggak naik-naik, wkwkwk.
Kali ini, saya akan membahas tentang breakout yang saya alami beberapa bulan yang lalu, untuk sekedar berbagi pengalaman dan membagi informasi sih, barangkali diantara kalian ada yang wajahnya senasib dengan saya.

Tapi, perlu diingat ya, saya bukan Dokter Kulit in case kita senasib, tapi tidak semua yang saya lakukan juga sesuai dengan kulit kalian, karena kulit tiap orang berbeda-beda, sama ibuk saya saja kulit saya sudah beda banget tipe nya, apalagi yang nggak sedarah kan?.

Jadi, kulit saya ini sempat breakout yang dibilang parah banget sih tidak, tapi untuk ukuran kulit saya yang aslinya bukan acne prone dan jarang sekali berjerawat, yang bahkan turunan saya juga nggak pada jerawatan ini jelas buat shock dan sempat stress nggak tau harus gimana.
jadi awalnya dijidat dulu, terus kemana-mana deh
Jadi, saya ceritakan terlebih dahulu sejarah wajah saya, awal mula breakout saya terjadi karena....skripsi! Hah, hahaha tapi nggak sesimple itu sih, jadi saya memang sejak SMA kelas 2 kalau nggak salah, saya sudah menggunakan skincare klinik kecantikan yang depannya N itu, sebelum membahas lebih lanjut mengenai skincare yang saya gunakan saat itu, saya mengutarakan opini dulu lah ya terkait penggunaan skincare dokter kulit, dokter kecantikan, atau drugstore, kalau saya pribadi sih mikirnya kalau cocok ya udah lanjutin saja skincare yang selama ini dipakai, kalau orang-orang pada bilang bahaya nih banyak kandungan ini itu nggak baik, ya kalau cocok sih ya udah kalau nggak ya udah, yang penting perlu dipahami setiap penggunaan skincare ini untuk wajah dan perlu dipahami akibat apa yang akan didapat kalau menggunakan produk dari dokter atau dari drugstore ya, simple nya sih semua ini pilihan dan setiap pilihan ada resikonya gitu saja.

Nah, setelah 2 tahun saya cocok-cocok saja menggunakan skincare dokter kecantikan tersebut, dan karena saya sudah memasuki ke jenjang perkuliahan dimana pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, dan klinik kecantikan tersebut makin hari harganya makin naik, jadi saya memutuskan untuk berhenti dan berpindah haluan ke dokter kulit yang murah dan ternyata anti banget sama klinik kecantikan saya sebelumnya, oh iya perlu dicatat ya saya tidak pernah melakukan perawatan kulit seperti facial atau peeling dimana pun saat itu, dan sesuai dengan ekspektasi sih kalau kulit saya nantinya bakal nggak seputih ketika saya menggunakan produk kecantikan N, tapi saat itu sih mikirnya yang penting mah bersih saja mukanya, Alhamdulillah bersih dan cocok, selang 2 tahun ketika saya mendekati masa-masa skripsi, wajah juga habis kena gosong habis-habisan selepas KKN, saat itu juga banyak job modelling dimana wajah saya kena dempul terus dengan berbagai alat yang kebersihannya jelas meragukan sekali, belum paham juga bagaimana cara membersihkan makeup yang baik dan benar, akhirnya jerawat one by one muncul saya tetap lanjut nih menggunakan produk dari dokter kulit, tapi jerawat masih tetap saja pada muncul bahkan dijidat saya banyak tumbuh komedo, akhirnya saya nyerah dan kembali lagi ke klinik kecantikan N, karena dulu komedo di hidung saya hilang saat di klinik tersebut, iya sih kulit membaik jadi nggak gosong dan lembut tapi komedo tetep singgah nggak mau ngilang malah nambah-nambah sampai ke pipi, padahal awal mula jerawat itu dari komedo, prosesnya komedo putih, komedo hitam lalu menjadi jerawat kecil parahnya jerawat besar. Nah, akhirnya saya tergiur juga ajakan para Dokter di klinik N untuk facial karena katanya satu-satu nya jalan menghilangkan komedo itu ya dengan facial, hilang sih, tapi untuk beberapa minggu saja namanya juga pori-pori sudah kebuka kan ya. Setelah udah nyobain juga facial di klinik N dan tetep saja komedo masih nongol jerawat juga masih say hello, saya jadi gave up sama krim-krim dokter and decided to not use their product again. 

Gimana sih cara saya melepas krim dokter? Karena banyak yang nanya via dm di instagram, cara saya adalah pelan-pelan mengurangi dosis penggunaan krim, sebenarnya ada banyak cara sih ada yang langsung ga menggunakan produk apapun, ada yang pelan-pelan mengurangi dosis, ada yang diselingi dengan produk lain. Kenapa saya memilih mengurangi dosis? Karena menurut saya nih, wajah kita tuh udah kayak perut ibaratnya, kalau misal hariannya udah biasa dikasih makan nasi tiba-tiba ga dikasih makan apa-apa kan pasti kaget tuh, apalagi langsung dikasih makan roti kaget juga kan pasti, walaupun bisa jadi kulitnya langsung cocok dengan produk yang baru. Cara mengurangi dosisnya adalah dengan selang-seling dulu awalnya jadi, hari ini menggunakan krim pagi, besok ga, besoknya iya, besoknya ga dan hari setelahnya dicoba nggak pake terus, jadi dimulai dari krim pagi dulu, karena krim dokter yang paling nendang dan susah dilepas itu krim malam, efeknya kerasa langsung kalau nggak dipake. Mungkin, ada yang ingin langsung lepas dan nggak menggunakan krim-krim dokter sama sekali? Agar lebih baiknya, stop penggunaan dan tidak menggunakan produk apapun selama 2 mingguan, biar wajahnya netral dulu dari zat-zat yang pernah dipake saat penggunaan krim.

Hal terakhir nih yang perlu diketahui ketika mau stop dari penggunaan krim-krim yaitu sabar dan jangan stress! Karena kalau keadaan wajah udah breakout, terus ditambah stress yang ada breakoutnya nggak makin kalem nih, malah makin jadi, diusahain hidup bahagia dan teratur dari mulai jam tidur teratur, jangan sering begadang, sering minum air putih dan konsumsi buah-buahan, olahraga teratur, believe me it's seriously works! Nah, kalau kalian lepas krim dokter dan wajahnya justru malah nggak kenapa-napa nih, berarti kalian beruntung sekaliiiiiii guys! 😆😄
progress~
Lalu, apa sih yang dilakuin setelah udah berusaha melepas krim-krim itu? Rajin-rajin baca review tentang berbagai produk skincare yang cocok untuk tipe dan kebutuhan wajah kita, saya sering baca-baca review berbagai product di Review Female Daily, menurut saya sih web mereka membantu banget karena yang mereview bukan user endorsean, dan disana para reviewernya pun mencantumkan tipe kulit mereka, jadi bisa kita filter tuh reviewer dari kulit apa yang pengen kita baca.

Lalu, saya memutuskan untuk mengikuti metode skincare nya korea selatan, dimana penggunaan skincare dilayering, jadi numpuk-numpuk, ada banyak step yang kadang bikin males, tapi demi resolusi tahun ini (wajah bersih tanpa noda) wkwk apapun deh dilakuin. Step-step skincare korea yang sebenarnya adalah...
  1. Membersihkan muka menggunakan Micellar Water/Cleansing Oil
  2. Membersihkan muka menggunakan Facial Wash
  3. Menggunakan Toner agar wajah prepare menggunakan product-product setelahnya
  4. Menggunakan Mask yang guna nya untuk exfoliate wajah (bukan untuk daily ya, only twice a week)
  5. Menggunakan Essence
  6. Menggunakan Serum
  7. Menggunakan Mosturizer
  8. Menggunakan BB Cream/Foundation (untuk pagi) / Cream Malam (untuk malam)
  9. Menggunakan Sunblock (untuk pagi) / Eye Cream, Lips Cream, etc (untuk malam)
  10. Manggunakan Sleep Mask (untuk malam, bisa daily juga bisa nggak)
Banyak ya, 10 step! Itu aja masih ada yang belum saya list, hahaha..susah jadi cewek, demi wajah mulus yang haqiqi nih. Tapi, believe me saya sudah mencoba beberapa step yang saya sebutin di atas ada sih yang belum saya pakai seperti essence dan sleep mask, baru 8 step aja kulit udah berasa kenyel kayak kulit bayi, lebih putih? Hmmm..cenderung lebih bersih sih jadinya, nggak berjerawat? Yas..less acne! Tapi..namanya juga proses nggak langsung hilang gitu aja si acne, tapi mereda pelan-pelan.

Akhirnya, setelah postingan yang panjang ini, saya bahas juga apa saja sih product yang saya pakai, disini saya singkat-singkat saja ya review productnya akan saya bahas lebih lanjut dipostingan selanjutnya. Nah, product apa aja sih yang saya pakai, taraaa....

  • Baby Oil by Johnson's 
Ini sih, karena saya males cari product pemebersih bibir dan mata yang manjur yang mana, akhirnya saya mutusin untuk tetap make ini sampai ntah kapan, toh masih ampuh banget sampe sekarang :D

  • Micellar Water by Garnier
Suka pakai ini karena MURAH, cuma 25k kita bisa ngebersihin makeup tebal maupun tipis, saya gunakan pada pagi dan malam hari, atau setelah bermakeup tebal, cuma ya sesuai dengan harga ya tingkat pembersihannya nggak seajaib si Bioderma. Bioderma satu kapas bisa ngebersihin sewajah, kalo make ini butuh 2-3 kapas untuk membersihkan makeup super tipis :') (Lagi coba-coba Clean it Zero by Banila Co. nih, baru beli yang sample size, mau bandingin enakan water based atau oil based untuk membersihkan wajah).

  • Wonder Pore Freshner by Etude House
Ada 10 klaim yang mereka tawarkan, salah satunya yang jadi concern saya yaitu menghilangkan komedo, tapi nggak hilang juga ju, memang susah ngilangin komedo, tapi ini mayan sih bisa mengurangi produksi minyak dimuka saya, jadi saya discontinue make ini nih, soalnya butuh yang lebih nendang lagi :') Harganya 150k bisa dipake untuk berbulan-bulan, secara 250ml loh. Saya gunakan 2x sehari, pagi dan malam hari. (Psst...sekarang lagi beralih ke One Step Pimple Clear Pad by COSRX nih, tapi belum berani review karena baru semingguan pakai, kalau udah lama pakai, gonna share about it to you guys!)
  • Serum Vit.C by Probio-C
Beli serum ini karena kepikiran apa yang bisa buat regenerasi kulit biar hitam-hitam bekas jerawat hilang, ternyata vitamin c bisa ngebantu buat regenerasi kulit (katanya sih) dan pingin kelihatan cerah (bukan putih pucet ya) dan sehat aja, tau produk ini juga dari dokter kulitku dulu yang sering kasih resep untuk pake serum ini, 75k bisa dipake buat sebulan, beli di apotik mana saja adaaa
  • Soothing&Moisture Aloe Vera by Nature Republic
Ini ajaib sih, nggak ngerti mau komentar apaah (lebay). Awalnya, heran kenapa pas saya belanja Althea banyak banget yang nitip Aloe Vera ini, terus saya cobain dan baca banyak review kalau pake ini tuh enak banget, setelah saya cobain ternyata kata mereka bener! Kenyel, alus, berasa kayak bokong bayi deh pipi nih, sebenernya kegunaan Aloe Vera ini untuk melembabkan, bisa dipake buat apa aja, pelembab, masker, hand-body, untuk rambut juga bisa, yah khasiat-khasiat dari Aloe Vera pada umumnya dah..dan beruntungnya saya cocok menggunakan product ini, soalnya pake Aloe Vera yang product Indo baca W*rd*h saya nggak cocok, heu...sedih. Harganya pun, cuma 54k tapi kita dapet 300 ml, dan percayalah isinya banyak banget bisa dipake buat setahun XD Saya gunakan ini untuk pelembab, dan krim malam/sleep mask.
  • Black Sugar Mask by Skin Food
Mask exfoliate pertama yang saya punya, karena k-skincare selalu menggadang-gadangkan exfoliating wajah minimal seminggu 2x itu wajib hukumnya, akhirnya memutuskan untuk beli mask ini, harganya 98k kalau nggak salah, selesai makai ini enak banget mulus, kenyel, cerah sih nggak terlalu ya tapi berasa bernafas aja wajahnya, ya karena kegunaannya untuk mengangkat sel kulit mati, hati-hati tapi, karena ini dari gula asli, jadi perlu ditutup rapat-rapat kalau nggak ntar disemutin XD

Nah, Face Wash sama Sunblock make apa nih? Masih pakai product dokter, dalam rangka menghabiskan saja :') tapi percayalah, sunblock dan face wash kalau nggak dipake wajah nggak bakal berontak kayak pas melepas krim malam :') See, saya pun masih berproses nih, masih dalam masa pencarian face wash dan sunblock apa yang ciamik buat wajah saya.

Sekian ya postingan kali ini, bakal bahas lebih lanjut perproduct di postingan selanjutnyaaaah..(gaya bener dah nulis postingan ini aja 2 mingguan gila!)
Semoga postingan kali ini bermanfaat ya buat Mbaq-mbaq yang sedang berjuang melepas krim atau berjuang mengalahkan jerawat!  
Thankyou <3

Wassalamu'alaik








No comments:

Post a Comment

Berkomentarlah selagi ada lahan untuk menampung :)